Avatar

Please consider registering
guest

sp_LogInOut Log In sp_Registration Register

Redirecting to Login via Google...

Login with Google

Powered by wp-glogin.com

Register | Lost password?
Advanced Search

— Forum Scope —




— Match —





— Forum Options —





Minimum search word length is 3 characters - maximum search word length is 84 characters

sp_Feed Topic RSS sp_TopicIcon
[TUTORIAL] Klinik AFS
August 15, 2011
5:28 am
Avatar
admin
Admin
Forum Posts: 20
Member Since:
April 27, 2011
sp_UserOfflineSmall Offline

Perencanaan kas/AFS sekarang tak dapat dihindari lagi, sudah menjadi kewajiban satuan kerja untuk melaksanakannya, apalagi telah diberlakukan sanksi. Perencanaan Kas seharusnya tidak menjadi momok bagi para satker dikarenakan Fungsi utama aplikasi ini yaitu membantu perencanaan kas bagi pengelola keuangan. Diharapkan tidak terjadi lagi fluktuasi ekstrim pada pengeluaran negara seperti tahun-tahun sebelumnya setiap akhir tahun.

Perencanaan Kas pada aplikasi AFS ini terdiri dari beberapa sub menu beserta cara pengisiannya adalah sebagai berikut:

Perencanaan Kas Bulanan

Perencanaan kas bulanan dilakukan setiap tahun yang pertama kali dilakukan saat membuat RKAKL untuk dicantumkan dalam halaman III DIPA. Perencanaan Bulanan ini adalah perencanaan kas dalam 12 bulan yang data setiap bulannya merupakan pagu tertinggi dalam melaksanakan pencairan dana dalam satu bulan. Apabila ada perubahan pagu perencanaan kas dapat diupdate setiap bulan sebelum memasuki bulan berkenaan.

Data perencanaan kas bulanan yang digunakan dalam aplikasi AFS berasal dari ADK perencanaan kas aplikasi RKAKL-DIPA. Data tersebut merupakan pagu yang akan menjadi acuan dalam membuat perencanaan kas bulanan aplikasi AFS. File adk dari aplikasi RKAKL-DIPA adalah file berawalan PDSP dan berekstensi “11” misal PDSP0150810027.11.

Sebelum melakukan impor ADK pagu, pastikan data-data satker yang direkam dalam referensi aplikasi AFS SAMA dengan data-data pada DIPA atau aplikasi RKAKL-DIPA. Bila tidak sama maka adk pagu tidak dapat diimpor.

Klik tombol Impor “RKAKL-DIPA” untuk mengambil data POK yang telah diinput pada Aplikasi RKAKL-DIPA.

RKAKLImage Enlarger

Gambar 1

Pilih data yang akan diimpor melalui tombol tombol... kemudian pilih ADK PDSPxxxxxxxxx.11 yg dikirimkan dari aplikasi RKAKL-DIPA kemudian pilih “OK”.

Image Enlarger

Gambar 2

Perekaman Perencanaan Bulanan

Perekaman perencanaan bulanan dilakukan di setiap detail akun pada tabel bulanan. Perekaman dilakukan dengan cara menekan tombol “Renc Penarikan‟ di samping kanan tiap-tiap detail akun

Image Enlarger

Gambar 3

Kemudian akan muncul:

Image Enlarger

Gambar 4

Masukkan jumlah rencana penarikan bulanan (warna dasar putih) untuk detail akun sekaligus sebagai isian untuk realisasi (warna dasar merah) yang terdiri dari kolom perkiraan dana (nilai kotor) dan kolom potongan. Penggunaan batas maksimal dalam perencanaan harian merupakan nilai bersih. Isian rencana penarikan dana/atau realisasi bulanan [kolom perkiraan dana (kotor) dikurangi potongan] dari jumlah total rencana penarikan setiap detail akun pada bulan berkenaan.

Setiap selesai melakukan perekaman perencanaan bulanan, maka aplikasi secara otomatis akan membuat resume/rekap perencanaan bulanan yang dapat dilihat dengan menekan tombol “Data Bulanan‟. Perencanaan harian akan menggunakan data yang terakhir dari rekap perencanaan bulanan. Setelah selesai tekan tombol “Simpan”.

Tombol “Renc Penarikan” akan berubah berwarna biru, bila detail akun tersebut telah diisi rencana penarikan bulanannya dan warna dasar pada kolom “Jumlah Rencana” juga akan berubah menjadi putih jika jumlah rencana penarikannya (termasuk realisasi) telah sama dengan pagunya.

Image Enlarger

Gambar 5

Hal diatas dilakukan berulang sampai semua detil akun diisi data perencanaan kasnya. Setelah selesai semuanya, kemudian dapat dilakukan pencetakan dan pengiriman data ke KPPN dalam menu sebagaimana Gambar 3.

Perencanaan Kas Mingguan

Input data mingguan berfungsi untuk mencetak rencana penarikan dan mengirimkan ADK perencanaan mingguan ke KPPN. Perencanaan mingguan merupakan perkiraan dalam 1 (satu) bulan yang dibuat dalam 4 (empat) periode/minggu. Perencanaan mingguan disusun setiap 2 (dua) bulan dan disampaikan paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum minggu pertama penarikan. Pemutakhiran atau update perencanaan mingguan dilakukan setiap bulan dan disampaikan paling lambat 2 (dua) hari kerja sebelum minggu pertama perkiraan.

Submenu perencanaan mingguan hanya bersifat rekap/jumlah dari perencanaan harian. Tidak ada perekaman perencanaan mingguan dalam submenu ini. Pada saat user melakukan perekaman harian maka secara otomatis user menyusun perencanaan mingguan. Oleh karena itu, dianjurkan kepada user untuk melakukan pengiriman ADK perencanaan mingguan setiap terjadi perubahan dalam perencanaan harian atau setiap user melakukan pengiriman ADK harian.

Sub menu mingguan terdapat beberapa parameter yang harus diisi bila ingin mencetak ataupun mengirimkan data sesuai yang diinginkan

Image Enlarger

Gambar 6

Hal diatas dilakukan berulang sampai semua detil akun diisi data perencanaan kasnya. Setelah selesai semuanya, kemudian dapat dilakukan pencetakan dan pengiriman data ke KPPN dalam menu sebagaimana Gambar 3.

Perencanaan Kas Harian

Perkiraan penarikan dana harian disusun oleh satker berdasarkan perkiraan nilai SPM yang akan diajukan kepada KPPN selama satu minggu (Senin s.d. Jumat) berikutnya. Penyampaian rencana harian dilakukan paling lambat hari Kamis minggu sebelumnya. Penyampaian perubahan/pemutakhiran/updating rencana harian disampaikan ke KPPN paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal penarikan/perencanaan.

Dari menu INPUT DATA, pilih menu DATA HARIAN, maka muncul tampilan sebagai berikut:

Image Enlarger

Gambar 7

Pilih tombol “Rekam” maka akan tampil isian perekaman

Image Enlarger

Gambar 8

Tanggal otomatis akan terinput tanggal awal perkiraan penarikan dana harian (PPDH) satu minggu berikutnya dari tanggal sekarang pada komputer, pastikan bahwa setting waktu atau ”time and date” pada komputer sesuai dengan tanggal yang valid.

Untuk mengisi nilai perencanaan kas maka kita harus memiliki data perkiraan nilai SPM yang akan diajukan ke KPPN minimal pada hari kerja minggu berikutnya. Makin banyak/panjang periode perkiraan nilai SPM akan memudahkan pembuatan perencanaa harian. Misal kita dapat mengisi perencanaan kas harian untuk 1 bulan atau 2 bulan ke depan.

Masukkan jumlah perkiraan penarikan dana harian di tiap kolom isian per tanggal/hari sesuai perencanaan sekaligus memperkirakan jumlah potongan. Jika telah selesai memasukkan rencana satu minggu ke depan, klik tombol “Simpan” atau klik “batal” untuk membatalkan. Perhatikan bahwa jumlah perkiraan penarikan dana harian untuk satu periode harus di bawah pagu perencanaan dana bulanan, jika lebih aplikasi akan memberi peringatan dan menolak menyimpan. Jika pernah merekam untuk satu periode mingguan, misal minggu kedua dalam suatu bulan, maka jika kita kembali menekan tombol “rekam” akan secara otomatis menuju ke minggu ketiga atau minggu selanjutnya dalam bulan bersangkutan.

Bila setelah merekam akan melakukan perubahan, maka tinggal pilih tanggal yang akan diubah lalu tekan tombol “Ubah”.

Perlu hendak menghapus data yang sudah direkam maka pilih data yang hendak dihapus lalu pilih tombol “Hapus”. Hal ini harus dilakukan secara hati-hati. Penghapusan data atas data yang sudah melewati tanggal sekarang tidak akan dapat direkam kembali.

Bila perekaman telah selesai dilakukan, maka hasilnya dapat dicetak dan dikirimkan adk nya ke KPPN dengan menggunakan menu-menu yang telah disediakan.

Selamat merekam perencanaan kas!

 

Rekan-rekan yang membutuhkan materi terkait dengan perencanan kas ini silahkan mendownload pada tautan berikut ini:

MODUL AFS

 

Bila ada hal yang anda kurang pahami, silakan untuk mendiskusikannya disini Wink

You need to upgrade your Flash Player
Sumber: http://kppnmakassar2.net/monitoring/realisasi-anggaran/
Jenis Belanja Pagu Realisasi Persentase
Belanja Pegawai 1,857,843,875,000 977,996,740,542 52.64%
Belanja Barang 2,058,096,721,000 767,400,387,950 37.29%
Belanja Modal 612,342,869,000 89,744,733,111 14.66%
Belanja Bantuan Sosial 25,936,982,000 4,578,510,000 17.65%
T O T A L 4,554,220,447,000 1,839,720,371,603 (40.40%