ASUMSI MAKRO & APBN 2016

APBN 2016 (triliun rupiah)

Pendapatan 1.822,5
- Perpajakan 1.546,7
- PNBP 273,8
- Hibah 2,0
Belanja Negara 2.095,7
- Belanja Pusat K/L 784,1
- Belanja Pusat Non K/L 541,4
- Transfer Daerah & Dana Desa 770,2
Pembiayaan 273,2
- Dalam negeri 272,8
- Luar Negeri 0,4

 

Asumsi Makro  APBN 2016

Pertumb. Ekonomi (%) 5,3
Inflasi (%) 4,7
Kurs (USD/Rp) 13.900
SPN 3 bln (%) 5,5
Harga Minyak (USD/barel) 50
Lifting Minyak (ribu barel/hari) 830
Lifting Gas (ribu barel/hari) 1.155

UU No 14 Thn 2015 ttg APBN 2016

Klik disini untuk rincian APBN selengkapnya.

Jadwal Bimtek Mini TLC 2015

jadwal bimtek

Update Aplikasi

Konfirmasi telah dibukukan atau legalisir surat setoran (SSP/SSBP/SSPB/SSPCP) yang dibayarkan melalui bank/pos persepsi mitra KPPN Makassar II dapat dilakukan dengan :

  • Surat permintaan konfirmasi kepada KPPN Makassar II dilampiri surat setoran yang akan dilegalisir dan Bukti Penerimaan Negara (BPN) yang menunjukkan kode NTPN,
  • Datang langsung ke loket validasi setoran KPPN Makassar II dengan membawa fotocopy surat setoran yang akan dikonfirmasi dan Bukti Penerimaan Negara (BPN) yang menunjukkan kode NTPN
  • Surat Setoran tersebut agar di legalisir oleh KPA/PPK terlebih dahulu
  • Melalui Aplikasi Konfirmasi Penerimaan. Satuan kerja mengisi detail data setoran yaitu kode NTPN, Kode NTB, Kode satker, Kode MAP,  dan jumlah setoran. Selanjutnya hasil input data tersebut dapat dikirimkan kepada kami melalui email KPPN Makassar II atau datang langsung membawa ADKnya yang telah dikopi di dalam flashdisk ke loket validasi KPPN Makassar II.

One Response to “Konfirmasi Surat Setoran”

  • Andi Rizal:

    Assalamu Alaikum
    Kami (kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Palopo) punya SSBP tahun 2013 pada bank Mandiri cab. Makassar Kartini, apakah untuk konfirmasinya bisa dilakukan di KPPN Makassar II. Mohon Petunjuk lebih lanjut.

    Wassalam

Leave a Reply

You need to upgrade your Flash Player
Sumber: http://kppnmakassar2.net/monitoring/realisasi-anggaran/
Jenis Belanja Pagu Realisasi Persentase
Belanja Pegawai 1.758.903.215.000 1.780.048.048.009 101.20%
Belanja Barang 2.034.867.934.000 1.867.396.457.471 91.77%
Belanja Modal 516.116.116.000 490.449.721.116 95.03%
Belanja Bantuan Sosial 35.444.670.000 31.285.313.000 88.27%
T O T A L 4.345.331.935.000 4.169.179.539.596 95.95%