ASUMSI MAKRO & APBN 2016

APBN 2016 (triliun rupiah)

Pendapatan 1.822,5
- Perpajakan 1.546,7
- PNBP 273,8
- Hibah 2,0
Belanja Negara 2.095,7
- Belanja Pusat K/L 784,1
- Belanja Pusat Non K/L 541,4
- Transfer Daerah & Dana Desa 770,2
Pembiayaan 273,2
- Dalam negeri 272,8
- Luar Negeri 0,4

 

Asumsi Makro  APBN 2016

Pertumb. Ekonomi (%) 5,3
Inflasi (%) 4,7
Kurs (USD/Rp) 13.900
SPN 3 bln (%) 5,5
Harga Minyak (USD/barel) 50
Lifting Minyak (ribu barel/hari) 830
Lifting Gas (ribu barel/hari) 1.155

UU No 14 Thn 2015 ttg APBN 2016

Klik disini untuk rincian APBN selengkapnya.

Jadwal Bimtek Mini TLC 2015

jadwal bimtek

Update Aplikasi

Ikon/ Logo Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN yang baru dilaunching pada acara Malam Apresiasi Rapimnas Ditjen Perbendaharaan tanggal 3 s.d. 5 Nopember 2011 di Yogyakarta. Setelah melalui tahap penilaian dan berbagai pertimbangan oleh panitia penyelenggara pusat, telah ditetapkan sebagai pemenang sayembara pembuatan Logo/ KPPN terbaru yaitu Totok Suyanto (NIP.197003181997031002) Kepala Seksi Pencairan Dana KPPN Sukabumi

Makna Ikon Kanwil Ditjen Perbendaharaan

  1. Keterangan Umum:
  2. Gambar : Sebuah bidang segi empat bertuliskan “Kanwil Ditjen Perbendaharaan” dan nama kota.
  3. Tata Warna : Biru Tua, Biru Muda, Emas, Perak dan Putih.

Susunan :

  1. Sebuah bangun segi empat berwarna perak sebagai latar belakang dengan kombinasi garis warna biru tua di bagian atas dan bawah;
  2. Sebuah kalimat “Kanwil Ditjen Perbendaharaan” menggunakan font jenis “Counter Strike” dengan kombinasi warna biru muda dan emas dengan outline warna putih;
  3. Sebuah bangun elips berwarna emas;
  4. Nama kota menggunakan font jenis “Arial” berwarna biru tua dengan outline warna putih.

MAKNA WARNA :

  1. Biru (blue) : Melambangkan keleluasaan, ketenangan, kebijakan, ketelitian, kehati-hatian loyalitas dan memberi kesan
  2. komunikatif serta transparan;
  3. Emas (gold) : Melambangkan kemasyuran, kekayaan, bernilai tinggi dan mata uang;
  4. Perak (silver) : Melambangkan futuristik, minimalis, maju , cerdas dan dinamis;
  5. Putih (white) : Melambangkan Kesucian, Kebersihan, Ketulusan.

MAKNA UNSUR-UNSUR IKON :

1. Sebuah bangun segi empat berwarna perak yang disertai garis warna biru tua di bagian atas dan bawah.

• Garis Herizontal dengan warna Biru Tua di bagian atas melambangkan kewaspadaan, ketelitian dan kehati-hatian bagi pejabat Kanwil Ditjen Perbendaharaan.

• Garis Herizontal dengan warna Biru Tua di bagian bawah melambangkan kewaspadaan, ketelitian dan kehati-hatian bagi pelaksana Kanwil Ditjen Perbendaharaan.

• Segi empat berwarna perak melambangkan Kanwil Ditjen Perbendaharaan adalah institusi yang modern, dinamis dan memiliki visi serta misi jauh ke depan.

2. Sebuah kalimat “Kanwil Ditjen Perbendaharaan” dengan kombinasi warna biru muda dan emas dengan outline warna putih.

• Kalimat “Kanwil Ditjen” berwarna biru muda melambangkan Kanwil Ditjen Perbendaharaan adalah institusi yang transparan dan akuntabel;

• Kata “Perbendaharaan” berwarna emas melambangkan Kanwil Ditjen Perbendaharaan sebagai instansi vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan merupakan kepanjangan tangan Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan dalam pengelolaan keuangan Negara di daerah. Kata “Perbendaharaan” berwarna emas adalah wujud penegasan institusi Ditjen Perbendaharaan

• Outline warna putih melambangkan ketulusan para pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang diemban, termasuk memberikan pelayanan kepada pemangku kepentingan tanpa mengharapkan imbalan;

• Outline warna putih bertujuan untuk memberikan karakter yang kuat dari jenis font yang digunakan.

3. Sebuah bangun elips berwarna emas melambangkan Kanwil Ditjen Perbendaharaan adalah institusi pengelolan keuangan Negara yang memberikan pelayanan yang cepat, sigap, tangkas dan dinamis,

4. Nama provinsi berwarna biru tua dengan outline warna putih menunjukkan provinsi tempat kedudukan Kanwil Ditjen Perbendaharaan

MAKNA KESELURUHAN :

Makna ikon secara keseluruhan adalah suatu ungkapan kebulatan tekad Kanwil Ditjen Perbendaharaan sebagai kepanjangan tangan Direktorat Jendera! Perbendaharaan dalam mengelola keuangan Negara di daerah, untuk melaksanakan tugas dan fungsi yang diemban dengan penuh tanggung jawab, cepat, akurat, transparan dan akuntabel dengan mengedepankan unsur ketelitian, kehati-hatian dan ketulusan dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Kanwil Ditjen Perbendaharaan.

===============================================================================

Makna Ikon KPPN

Keterangan Umum:

1. Gambar : Sebuah bangun segi empat bertuliskan KPPN dan nama kota.

2 Tata Warna : Biru Tua, Biru Muda, Emas, Perak dan Putih

Susunan :

1. Sebuah bangun segi empat berwarna perak sebagai latar belakang yang disertai garis warna biru tua di bagian atas dan bawah.

2. Empat buah huruf yang membentuk singkatan “KPPN” menggunakan font jenis “Counter Strike” dengan kombinasi warna biru muda dan emas dengan outline warna putih.

3. Sebuah bangun elips berwarna emas.

4. Nama kota menggunakan font jenis “Ariaf berwarna biru tua dengan outline warna putih.

MAKNA WARNA :

1. Biru (blue) : Melambangkan keleluasaan, ketenangan, kebijakan, ketelitian, kehati-hatian loyalitas dan memberi kesan

komunikatif serta transparan;

2. Emas (gold) : Melambangkan kemasyuran, kekayaan, bernilai tinggi dan mata uang.

3. Perak (silver) : Melambangkan futuristik, minimalis, maju , cerdas dan dinamis.

4. Putih (white) : Melambangkan Kesucian, Kebersihan, Ketulusan.

MAKNA UNSUR-UNSUR IKON :

1. Sebuah bangun segi empat berwarna perak yang disertai garis warna biru tua di bagian atas dan bawah.

• Garis Herizontal dengan warna Biru Tua di bagian atas melambangkan kewaspadaan, ketelitian dan kehati-hatian bagi pejabat KPPN;

• Garis Herizontal dengan warna Biru Tua di bagian bawah melambangkan kewaspadaan, ketelitian dan kehati-hatian bagi pelaksana KPPN;

• Segi empat berwarna perak melambangkan KPPN adalah institusi yang modern, dinamis dan memiliki visi serta misi jauh ke

depan.

2. Empat buah huruf yang membentuk singkatan “KPPN” dengan kombinasi warna biru muda dan emas dengan outline warna putih.

• Huruf K, P dan N berwarna biru muda melambangkan KPPN adalah institusi yang transparan dan akuntabel;

• Huruf P berwarna emas melambangkan KPPN sebagai insitusi di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharaan merupakan ujung tombak dalam pengelolaan keuangan Negara. Huruf P berwarna emas adalah singkatan dari kata “Perbendaharaan”. Penggunaan warna yang berbeda dengan huruf yang lain adalah merupakan penegasan institusi Ditjen Perbendaharaan.

• Outline warna putih melambangkan ketulusan para pegawai KPPN dalam memberikan pelayanan kepada pemangku kepentingan tanpa tidak mengharapkan imbalan;

• Outline warna putih bertujuan untuk memberikan karakter yang kuat dari jenis font yang digunakan.

3. Sebuah bangun elips berwarna emas melambangkan KPPN adalah institusi pengelolan keuangan Negara yang memberikan pelayanan yang cepat, sigap, tangkas dan dinamis,

4. Nama kota berwarna biru tua dengan outline putih menunjukkan kota tempat kedudukan KPPN.

MAKNA KESELURUHAN :

Makna ikon secara keseluruhan adalah suatu ungkapan kebulatan tekad KPPN sebagai ujung tombak Direktorat Jenderal Perbendahaan dalam mengelola keuangan Negara untuk memberikan pelayanan yang cepat, akurat, transparan dan akuntabel dengan mengedepankan unsur ketelitian, kehati-hatian dan ketulusan dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi.

 

Saat ini, Logo KPPN yang baru, sudah diaplikasikan dalam bentuk papan Nama kantor, Poster, Brosur/pamflet, cover CD sosialisasi, hingga seragam kantor.

Leave a Reply

You need to upgrade your Flash Player
Sumber: http://kppnmakassar2.net/monitoring/realisasi-anggaran/
Jenis Belanja Pagu Realisasi Persentase
Belanja Pegawai 1.758.903.215.000 1.780.048.048.009 101.20%
Belanja Barang 2.034.867.934.000 1.867.396.457.471 91.77%
Belanja Modal 516.116.116.000 490.449.721.116 95.03%
Belanja Bantuan Sosial 35.444.670.000 31.285.313.000 88.27%
T O T A L 4.345.331.935.000 4.169.179.539.596 95.95%