WiSe (Whistleblowing System Kementerian keuangan)

ASUMSI MAKRO & APBN 2018

APBN 2018 (triliun rupiah)

Pendapatan 1.894/7
- Perpajakan 1.618,1
- PNBP 275,4
- Hibah 1,2
Belanja Negara 2.220,7
- Belanja Pusat K/L 847,4
- Belanja Pusat Non K/L 607,1
- Transfer Daerah & Dana Desa 766,2
Pembiayaan 325,9
- Pembiayaan Utang 399,2
- Pembiayaan Investasi 65,7

 

Asumsi Makro  APBN 2018

Pertumb. Ekonomi (%) 5,4
Inflasi (%) 3,5
Kurs (USD/Rp) 13.400
SPN 3 bln (%) 5,2
Harga Minyak (USD/barel) 48
Lifting Minyak (ribu barel/hari) 800
Lifting Gas (ribu barel/hari) 1.200

UU No 15 Thn 2017 ttg APBN 2018

Klik disini untuk rincian APBN selengkapnya.

Jadwal Bimtek Mini TLC

jadwal bimtek

Update Aplikasi

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2013 menyasar belanja berkualitas yaitu untuk keperluan yang produktif, sehingga dana tersebut bisa dialokasikan kepada barang-barang yang memberi nilai tambah.

Pada pemaparan Presiden dalam pembacaan Nota Keuangan, pemerintah berupaya meyakinkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkesinambungan. Namun, pemerintah juga harus tetap waspada terhadap krisis dunia yang dapat berdampak pada keadaan perekonomian Indonesia.

Target pertumbuhan ekonomi pada 2013 mencapai kisaran 6,8 persen hingga 7,2 persen karena ekonomi dunia menunjukkan tren yang positif.

APBN 2013 akan mengembangkan perekonomian yang ekspansif dan produktif dengan cara mengurangi belanja-belanja yang tidak produktif untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi. Untuk itu dianggarkan dana untuk infrastruktur dalam belanja modal di atas Rp200 triliun agar target pertumbuhan ekonomi 6,8 persen-7,2 persen tercapai.

Struktur APBN 2013

APBN 2013 memiliki 5 Komponen Utama yaitu :

  1. Pendapatan Negara yang diasumsikan sebesar Rp 1.507,7 T, naik dari Rp 1.358,2 T  pada APBN-P 2012
  2. Belanja Negara diasumsikan sebesar Rp. 1.657,9 T terdiri dari Belanja pemerintah Pusat sebesar Rp. 1.139T dan Transfer ke Daerah sebesar Rp. 518 T
  3. Keseimbangan Primer sebesar Rp -36,9 T
  4. Defisit Anggaran sebesar Rp 150,2T
  5. Pembiayaan terdiri dari Pembiayaan Dalam Negeri sebesar Rp 159,5 T dan Luar negeri sebesar Rp 19,5 T

 

Untuk lebih jelasnya silahkan membca dan mengunduh Nota Keuangan dan RAPBN 2013

 

Leave a Reply

You need to upgrade your Flash Player
Sumber: http://kppnmakassar2.net/monitoring/realisasi-anggaran/
Jenis Belanja Pagu Realisasi Persentase
Belanja Pegawai 2,240,226,766,000 415,280,387,072 18.54%
Belanja Barang 2,279,851,693,000 342,043,572,507 15.00%
Belanja Modal 397,080,328,000 17,327,074,480 4.36%
Belanja Bantuan Sosial 16,026,450,000 4,243,800,000 26.48%
Transfer 951,759,073,000 39,002,582,600 4.10%
T O T A L 5,884,944,310,000 817,897,416,659 (13.90%