WiSe (Whistleblowing System Kementerian keuangan)

ASUMSI MAKRO & APBN 2016

APBN 2016 (triliun rupiah)

Pendapatan 1.822,5
- Perpajakan 1.546,7
- PNBP 273,8
- Hibah 2,0
Belanja Negara 2.095,7
- Belanja Pusat K/L 784,1
- Belanja Pusat Non K/L 541,4
- Transfer Daerah & Dana Desa 770,2
Pembiayaan 273,2
- Dalam negeri 272,8
- Luar Negeri 0,4

 

Asumsi Makro  APBN 2016

Pertumb. Ekonomi (%) 5,3
Inflasi (%) 4,7
Kurs (USD/Rp) 13.900
SPN 3 bln (%) 5,5
Harga Minyak (USD/barel) 50
Lifting Minyak (ribu barel/hari) 830
Lifting Gas (ribu barel/hari) 1.155

UU No 14 Thn 2015 ttg APBN 2016

Klik disini untuk rincian APBN selengkapnya.

Jadwal Bimtek Mini TLC 2016

jadwal bimtek

Update Aplikasi

Petunjuk Update Aplikasi SAIBA versi 3.0 tanggal 18 Maret 2016 dan Update Referensi SAIBA versi 3.0 tanggal 18 Maret 2016
1. Sebelum melakukan update aplikasi dan referensi, lakukan backup aplikasi terlebih dahulu dengan cara:
a. Melalui menu Utility>Back-Up; dan/atau
b. Copy Folder SAIBA pada drive C:\ ke media penyimpanan lainnya (Flashdisk, Hardisk Eksternal, PC Unit/Laptop lainnya)
2. File yang dibutuhkan untuk update aplikasi dan referensi SAIBA:
a. Update_SAIBA_3.0_18_Maret_2016.exe; dan
b. Update_Ref_SAIBA_3.0_18_Maret_2016.exe
3. Klik dua kali pada masing-masing file untuk memulai proses update.
4. Tunggu proses update sampai selesai.
5. Proses update berhasil apabila muncul versi aplikasi 3.0 tanggal 18 Maret 2016 dan versi referensi 3.0 tanggal 18 Maret 2016 pada layar utama aplikasi SAIBA.

UPDATE SAIBA 3.0

15 Responses to “UPDATE SAIBA 3.0”

  • Bhay:

    Sy udah install, tidak ada kendala. Namun utk Tahun Anggaran 2016, setelah isi DIPA dan Revisi DIPA, di LRAB jumlah pagunya dijumlahkan antara DIPA awal & Revisi DIPA, sehingga nominal DIPA di LRAB jadinya 2x lipat. Mungkin ada solusi?

  • Dede:

    Kasusnya sama dengan saya, nilainya 2x lipat dari pagu awal, mungkin memang aplikasinya masih kurang sempurna, kecuali untuk yang belum revisi, pasti lancar untuk Rekon

  • jufri:

    untuk nominal dipa tidak ada masalah, tetapi di menu input estimasi pendapatan ada masalah.. terjadi double pencatatan namun di laporan LRA tidak masalah

  • Kasjunang:

    Masih perlu update lagi terutama update referensi karena masih ada output kegiatan yg belum ada dalam daftar sehingga kami blm bisa mengiput semua sp2d yg sdh terbit.

  • hendri:

    LRA saya Bulan Januari dan Februari Nihil, Maret ada Transaksi ada Solusi g ?

  • Dede:

    Belum di posting mungkin

  • kambepink:

    min…kan ada tuh email dari KPPN kalo “data kontrak udah di accept”, dan nomor CAN’nya keluar..

    itu cara nge’print’nya gimana yah?

    soalnya ekstention’nya .html bukan .pdf atau dokumen lain..

  • basa:

    Min, ud pake aplikasi saiba 3.0, bermasalahnya di transaksi TUP nihil tidak terakumulasi dengan saldo uang muka KPPn di Neraca.

    seharusnya TUP sudah nihil tapi di neraca masih muncul,

  • rate:

    solusinya sipkd

  • rudy:

    Bagaimana cara merestore saiba tahun 2015 agar tidak pengaruh pada aplikasi saiba 2016 ? terima kasih

    • wahyu aryadi:

      tidak perlu direstore seharusnya karena saiba 2016 hanya mengupdate saiba 2015, jadi data 2015 harus ada sebelum diupdate ke saiba 3.0

  • Rudy:

    Maaf sebelumnya pak, Saiba punya saya udah versi 3.00, data tahun 2016 udah terisi semua, namun ada koreksi dari kanwil batas data 2015 ada perbaikan sehingga kanwil mengirim backup saiba tahun 2015, namun pak , saya kuatir setelah direstore data 2016 yg sudah saya isi akan terpengaruh. Demikian mohon petunjuk

  • Christian Pole:

    Selamat malam Bapak/Ibu,.saya ada masalah dengan aplikasi SAIBA saya yang sudah saya update pakai versi 3.0 dan referensi 3.0 juga.
    setelah saya menginput spm dan pendapatan lalu saya mau posting tapi tidak bisa diposting dan saya mau backup juga tidak bisa..mohon solusinya..terima kasih banyak.

Leave a Reply

You need to upgrade your Flash Player
Sumber: http://kppnmakassar2.net/monitoring/realisasi-anggaran/
Jenis Belanja Pagu Realisasi Persentase
Belanja Pegawai 1,857,843,875,000 977,996,740,542 52.64%
Belanja Barang 2,058,096,721,000 767,400,387,950 37.29%
Belanja Modal 612,342,869,000 89,744,733,111 14.66%
Belanja Bantuan Sosial 25,936,982,000 4,578,510,000 17.65%
T O T A L 4,554,220,447,000 1,839,720,371,603 (40.40%